Di jaman sekarang ini, cara pembayaran yang paling praktis untuk belanja kebutuhan rumah tangga sehari-har,i atau belanja bulanan, atau lagi belanja yang memungkinkan orang tidak mengeluarkan banyak uang dari dompetnya ( sstt...saru kata orang Jawa), adalah membayar pada kasir secara non tunai, atau istilah trendnya debet dengan kartu ATM. Tanpa rasa was-was di hati, kita bisa mengeluarkan dompet, ambil kartu ATM-nya, berikan ke kasir, gesek dan kita tinggal menekan nomor PIN ATM kita, sudah selesai deh... belanja kita hari itu. Aman...
Apalagi akhir-akhir ini aksi kejahatan sudah merajalela di berbagai tempat, apalagi pusat pembelanjaan, ngerii...Tahu tidak, pengalaman saya sendiri, pernah saya hanya membutuhkan 1 lt minyak goreng, saat itu kebetulan saya mau menggoreng kerupuk udang, eh...minyak gorengnya menipis...akhirnya saya buru-buru beli minyak goreng di supermarket terdekat (dekat rumah saya di Avan Sawojajar). Setelah selesai mengambil barang kebutuhan tersebut, saya langsung ke kasir, olala...saya lupa belum ambil uang di ATM BC, mana di dompet saya tinggal Rp.10.000;Akhirnya saya dengan hati-hati tanya ke mbak kasirnya, berapa min limit bisa debetnya?Ehh...ternyata di Avan kita bisa memakai debet BCA kita dengan limit Rp.15.000;
Lain lagi sewaktu saya berjala-jalan dengan keponakan kecil saya, waktu itu ke Alfamart Sutami, di sana bisa debetnya dengan limit belanja minimal Rp.25.000; Akhirnya dengan rasa penasaran dan iseng-iseng ( agak jahil,nee...), saya mulai coba-coba,
Sudah satu bulan anak keduaku ikut extra renang di sekolahnya,setiap hari Sabtu pagi,akhirnya Kale bisa renang,meskipun belum sempurna gerakan gaya bebasnya. Paling tidak waktu kuajak berenang bersama kakanya, anakku yang pertama(Cikal), Kale percaya diri banget dengan bereneng sendiri di kolam renang yang dalamnya 110 cm. Eh... kakanya kalah...he...he... jangan marah Cikal...Maunya berenang terus lebar maupun panjang,gak ada capeknya mengapung terus.Seneng rasanya melihat Kale bisa mengajak kakanya untuk berenang di tempat yang agak dalam tidak di tempat kolam anak-anak balita.Tapi kau diingat-ingat anakku yang satu ini, Kale,memang kalau sudah karepnya ya maunya terus sampai bisa.Kayak belajar sepeda roda dua dulu.biarpun sampai nabrak-nabrak tembok tetangga, kaki dan tangannya beset-beset,tapi nggak dirasakan,ya terus saja sepedahan.Ya seperti renang ini. Memang di pertemuan pertama extra renang Kale masih banyak main-main air saja, tapi pertemuan kedua Kale sudah bisa mengikuti instruksi guru renangnya. Gerakan ngawur di air bisa membuat Kale mengambang di atas air.
Tapi yaitu tadi, habis itu maunya makan banyak,lucu,nggak habis renang saja makannya banyak, apalagi kalu habis reneng,nggak jajan nggak nasi,anak satu ini.....hiii...
Masalah kenaikan harga sembakodi Indonesia sungguh sangat mengkawatirkan, hal ini dipicu oleh kondisi politik negara kita( euw..)dan terpenting setiap menjelang Ramadhan yang selalu disusul dengan Hari Raya Idul Fitri ,kemudian Natal lanjut ke tahun baru. Bagi kita para ibu-ibu sungguh sangat mengganggu stabilitas dan ketenangan pikiran kita , ya ibu-ibu…( iyaa… ).
Masalah yang muncul selalu diembel-embel ikenaikan harga bahan bakar ( ya iyalah,masa ya iya dong..?..) belum hari-hari“rawan” tersebut diatas. Minyak tanah yang hari ini tembus kisaran Rp.6.500 – Rp.7.000 ,belum lagi harga LPG, gas kecil aja sudah naik Rp.15.000 dan yang punya kita ini bu, yang 12 kg…sudah naik Rp.75.000 .
Fiuuuuh…sungguh sangat mengenaskan, Ciah…Yang tadinya pada bulan Juni sampai Agustus direpotkan dengan biaya pendidikan (e’e…) atau sekolah buah hati kita ya,bu…sekarang sekolah saja sudah mahalnya nggak ketulungan… Kita juga sering panik kalo’tiba-tiba ada yang sakit, kan biaya untuk ke dokter dan obatnya ikut mahal….
Hari ini 14 agustus 2008 jam 9 malam, koneksi internet di RT-06 mulai berpaling hati dari beningnet migrasi ke telkom speedy , bukan karena kita sudah bosan sama biaya beningnet yang murah meriah, tapi kita sudah 'capek' dengan layanan koneksi dari beningnet yang 'ala kadarnya' dengan koneksi yang sering 'nyaris' tidak stabil tapi walaupun begitu kita harus 'bangga' bahwa RT kita sudah dengan 'sabar' dan 'nrimo' dengan layanan bening hampir 1 tahun, seharusnya beningnet memberikan tropi atau apalah atas prestasi ini kepada RT06.
Akankah dengan pindahnya kita ke speedy yang sudah cukup mempunyai nama besar akan membuat koneksi berinternet kita jadi 'lancar' atau tetep aja sama pake bening ? hanya waktu yang bisa menjawab...
Untuk saat ini koneksi dengan speedy kayaknya ok2, berikut screenshout dari speedtest :
Gimana...? puas - puas ?
Semoga aja kedepan koneksi speedy tetep sip dan nggak banyak trouble, biar pak hermanto yang seneng baca jawapos atau detik nggak nunggu lama-lama buat loadingnya, atau yang suka download nggak marah-marah di depan monitor karena nggak selesai-selesai downloadnya atau malah koneksinya terputus (ini kayaknya saya deh... )
Writer of the week dari Cafe Novel.com , kali ini menampilkan sosok monita gunawan, yang kebetulan satu ruang kerja dengan saya... di PT. Balatif (jangan di klik linknya soalnya webnya belum jadi...), yangmenurut data di cafe novel, lahir tanggal 7 Oktober di Jakarta. Perempuan rupawan ini merupakan salah satu penulis muda berbakat dengan seabrek tulisan yang berbobot. Sayang, ia sangat jarang mempublikasikan karyanya lantaran didera kesibukannya yang luar biasa. Penulis perempuan berkulit putih bersih ini sangat menggemari traveling, fotografi, psikologi, dan program yoga di waktu-waktu luangnya. Sebagai salah satu penyair tipikal majas, karya Monita Gunawan mengingatkan kita kepada syair-syair dan puisi-puisi fenomenal karya Kahlil Gibran. Indah dan penuh nuansa imajinatif.
Berikut ini adalah puisi beliau yang berjudul 'Kupu-kupu Kesiangan' yang saya ambil dari cafe novel
Tentang apakah puisi itu?...., apakah tentang binatang cantik yang bersayap itu ?..., siapa sih 'kupu-kupu' itu?..., kenapa 'kupu-kupu' bangunnya kesiangan ?... apakah banyak kerjaan ?... atau memang nggak bisa tidur, makanya bangunnya kesiangan ?....mau tau jawabannya ?... cari jawabannya di puisi berikut ini...